Program Studi Manajemen Hutan kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui program “Mahasiswa Berdampak” dengan menggelar kegiatan penanaman pohon mangrove di Desa Pasar Rawa, Kabupaten Langkat. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa, dosen, serta masyarakat setempat sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam menjaga ekosistem pesisir.

Penanaman mangrove dilakukan di kawasan pesisir yang mengalami degradasi akibat abrasi dan aktivitas manusia. Dalam kegiatan tersebut, ratusan bibit mangrove ditanam secara gotong royong. Selain aksi penanaman, mahasiswa juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mangrove dalam menjaga garis pantai, mencegah intrusi air laut, serta menjadi habitat bagi berbagai biota laut.

Ketua Program Studi Manajemen Hutan menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk rehabilitasi lingkungan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa. Melalui program “Mahasiswa Berdampak”, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah ke dalam aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Masyarakat Desa Pasar Rawa menyambut baik kegiatan ini dan berharap program serupa dapat terus berlanjut. Mereka menilai kehadiran mahasiswa membawa semangat baru dalam upaya pelestarian lingkungan di wilayah mereka.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Program Studi Manajemen Hutan berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap keberlanjutan lingkungan serta mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.