
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan, dosen Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Satya Terra Bhinneka melaksanakan kegiatan Penelitian Dosen Pemula (PDP) dengan judul “Analisis Praktik Pertanian Cerdas Iklim dalam Mendukung Keberlanjutan Usahatani Padi Sebagai Upaya Penguatan Kemandirian Pangan di Provinsi Sumatera Utara.”
Penelitian ini diketuai oleh Herlyna Novasari Siahaan, S.P., M.Sc. Kegiatan penelitian bertujuan untuk mengkaji sejauh mana penerapan konsep Climate Smart Agriculture (CSA) atau pertanian cerdas iklim telah diimplementasikan oleh petani padi di Provinsi Sumatera Utara, serta menganalisis pengaruhnya terhadap keberlanjutan usahatani dan ketahanan pangan daerah.
Di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin nyata, sektor pertanian dituntut untuk mampu beradaptasi melalui penerapan teknologi dan praktik budidaya yang lebih efisien, ramah lingkungan, serta mampu meningkatkan produktivitas. Oleh karena itu, penelitian ini menjadi langkah strategis dalam mengidentifikasi berbagai praktik pertanian yang mampu meningkatkan ketahanan petani terhadap dampak perubahan iklim sekaligus menjaga keberlanjutan produksi padi sebagai komoditas pangan utama.
Melalui pengumpulan data di lapangan, tim peneliti melakukan identifikasi terhadap berbagai praktik budidaya yang diterapkan petani, mulai dari pengelolaan air, penggunaan varietas unggul tahan cekaman iklim, efisiensi penggunaan pupuk, hingga penerapan teknologi pertanian yang mendukung peningkatan produktivitas secara berkelanjutan. Hasil penelitian diharapkan mampu memberikan gambaran mengenai tingkat adopsi pertanian cerdas iklim serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasinya.

Selain memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi bahan rekomendasi bagi pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta para pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan dan strategi pengembangan sektor pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim. Dengan demikian, upaya penguatan kemandirian pangan di Provinsi Sumatera Utara dapat diwujudkan melalui sistem usahatani padi yang lebih tangguh, produktif, dan berkelanjutan.
Ketua peneliti, Herlyna Novasari Siahaan, S.P., M.Sc., menyampaikan bahwa penelitian ini merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menjawab tantangan pembangunan pertanian di era perubahan iklim. Melalui hasil penelitian yang dihasilkan, diharapkan dapat lahir berbagai rekomendasi berbasis ilmiah yang mendukung peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Universitas Satya Terra Bhinneka terus mendorong para dosennya untuk aktif melaksanakan penelitian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui Program Penelitian Dosen Pemula, diharapkan tercipta inovasi dan solusi ilmiah yang mampu menjawab berbagai persoalan di sektor pertanian serta mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

