
Medan – Program Studi Manajemen Hutan, Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Satya Terra Bhinneka kembali menyelenggarakan kegiatan pembelajaran berbasis lapangan melalui field trip Mata Kuliah Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) ke PT Sultan Aren Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman belajar langsung di dunia industri, khususnya dalam pengelolaan dan pemanfaatan hasil hutan bukan kayu yang berkelanjutan.
Selama kegiatan, mahasiswa memperoleh pemaparan mengenai potensi tanaman aren sebagai salah satu komoditas hasil hutan bukan kayu yang memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan. Pihak PT Sultan Aren Indonesia menjelaskan berbagai tahapan pengelolaan tanaman aren, mulai dari pembibitan, budidaya, pemeliharaan, proses penyadapan nira, hingga pengolahan menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti gula aren dan produk turunannya. Mahasiswa juga diajak mengunjungi fasilitas produksi untuk melihat secara langsung proses pengolahan dari hulu hingga hilir.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep yang dipelajari di dalam kelas, tetapi juga memperoleh gambaran nyata mengenai penerapan prinsip pengelolaan hasil hutan bukan kayu yang berkelanjutan, efisien, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Interaksi langsung dengan praktisi industri memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berdiskusi mengenai tantangan, peluang usaha, inovasi produk, serta prospek pengembangan komoditas aren di Indonesia.
Ketua Program Studi Manajemen Hutan menyampaikan bahwa field trip merupakan salah satu bentuk implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang mampu memperkuat keterampilan akademik dan profesional mahasiswa. Melalui kunjungan industri seperti ini, mahasiswa diharapkan memiliki wawasan yang lebih luas mengenai pengelolaan sumber daya hutan, khususnya hasil hutan bukan kayu yang kini semakin berkembang sebagai sektor unggulan kehutanan.
Kegiatan field trip ini juga menjadi sarana untuk mempererat kerja sama antara dunia pendidikan dan dunia industri dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten di bidang kehutanan. Dengan memahami praktik terbaik yang diterapkan oleh PT Sultan Aren Indonesia, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan inovasi pengelolaan hasil hutan bukan kayu yang produktif, ramah lingkungan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Manajemen Hutan Universitas Satya Terra Bhinneka terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki pengalaman lapangan, kemampuan analisis, dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja di sektor kehutanan yang semakin dinamis.

